MAZMUR

MAZMUR 54
“Doa Dalam Menghadapi Musuh”

Mazmur ini merupakan nyanyian daud yang takut dibunuh oleh Saul karena tempat persembunyiannya ketahuan. Ia begitu takut dan panik sehingga merasa hanya Tuhanlah yang dapat menyelamatkannya dari serangan musuh.  Maka ia memohon kepada Tuhan agar diselamatkan. Jadi, kalau dilihat dari isinya, Maka mazmur ini merupakan jenis Mazmur permohonan.


Ay. 3-5 Dengan sebutan Allah, pemazmur masuk dalam suasana doa. Ia yakin hanya Tuhanlah yang dapat menyelamatkan dia dari kuasa musuh yang ingin membunuhnya bahkan sikap mereka yang angkuh dan sombong terhadap Tuhan. Dan ia percaya hanya dengan kekuasaan Tuhan sajalah yang dapat menyelamatkan dia dari ketidak adilan. Bahkan ayat 4 melukiskan bahwa ia benar-benar putus asa dan ia mendesak Tuhan supaya mendengarkan doanya. Dan ia yakin, tanpa Tuhan pasti ia akan mati oleh musuhnya (Saul).
Ay. 6-7 Ayat ini melukiskan bahwa permohonan sang pendoa akan dikabulkan karena ia percaya bahwa tuhan menopang dan penolong manusia. Ia percaya Tuhan akan mendengarkan permohonannya sehingga keinginan musuh-musuhnya akan berbalik kepada mereka karena Tuhan berkenan pada orang baik dan setia menemani dia.
Ay. 8 Ayat ini melukiskan bahwa ia berjanji akan mempersembahkan kurban pada Tuhan bila doanya didengarkan. Ia merasa memiliki harapan dan tepatlah bila memohon kepada Tuhan, sebab tuhan itu baik.
Ay. 9 Ayat ini melukiskan bahwa ia percaya bahwa doanya dikabulkan. Sebab ia berani berkata bahwa Tuhan melepaskan ia dari kesesakan dan ia berani memandang musuhnya. Seakan-akan musuhnya takut karena Tuhan mendengarkan doa permohonannya.

MAZMUR 148
“Langit dan Bumi, Pujilah Tuhan!”

Mazmur ini diciptakan oleh seseorang yang mengajak seluruh ciptaan Allah yang ada di bumi dan di surga untuk memuji Allah. Melampaui puji-pujian yang dilakukan seseorang ataupun umat pilihan, maka pantaslah jika ada puji-pujian dari semua ciptaan kepada sang penciptanya. Inilah inti Mazmur 148. Maka mazmur ini merupakan jenis Mazmur pujian.

Mazmur ini dibagi kedalam 2 bagian besar. Yaitu Pujian Sorgawi dan Pujian Duniawi.
Ay. 1-6 Pujian Sorgawi.
Ay. 1-4 Ayat-ayat ini melukiskan bahwa sang pendoa mengajak seluruh isi surga dan bagian-bagian yang dianggap surga- Malaikat dan mahluk surgawi yang banyak jumlahnya dan berada di bawah perintah Tuhan, matahari dan bulan, bintang, awan dan angkasa- itu untuk memuji Tuhan.
Ay. 5-6 Dalam ayat ini pendoa memberikan alasan kenapa mereka harus memuji Tuhan  karena Ia telah menciptakan, memelihara, mengatur dan mengawasi mereka. Sehingga terciptalah suatu susunan yang teratur dan terkendali untuk selama-lamanya.

Ay. 7-14 Pujian Duniawi
Ay. 7-12 Ayat-ayat ini melukiskan bahwa sang pendoa mengajak seluruh isi dunia untuk memuji Tuhan. Tidak hanya mahluk surga, tetapi juga pujian harus naik dari bumi mencakup seluruh mahluk-mahluknya, kekuatan alam, binatang di darat dan diudara, seluruh manusia dari yang muda sampai yang tua. Pantaslah mereka memuji nama Tuhan karena mereka telah menerima kasih dan di tarik dekat kepada-Nya.
Ay. 13-14b Dalam ayat ini pendoa menyatakan bahwa Pendoa juga menyatakan bahwa seluruh manusia pantas memuji nama-Nya karena dengan keagungan-Nya, Tuhan menguasai langit dan bumi,terutama bagi Bangsa Israel yang merupakan bangsa terpilih.
Ay.14c Mazmur ditutup dengan pujian seperti pembukanya: Haleluya.

About Depeholic

Saya selalu mencoba-coba menemukan informasi baru dalam dunia ini... saya sangat menyukainya apapun bentuknya, sebab pengetahuan akan mendewasakan saya pada waktunya. Lihat semua pos milik Depeholic

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: