<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Brainstorming</title>
	<atom:link href="http://depeholic.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://depeholic.wordpress.com</link>
	<description>Dibuang Sayang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Nov 2009 09:00:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='depeholic.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ade708d19a9b1d7935d703584cff315a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Brainstorming</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Mencari Tuhan</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2009/11/21/mencari-tuhan/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2009/11/21/mencari-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 09:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekejap Bijak]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[katolik]]></category>
		<category><![CDATA[mencari tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[teologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[
&#160;
Mencoba memahami Kristus untuk saya bukanlah masalah yang mudah. Sebagai seseorang yang hidup dalam lingkungan Gereja, suatu saat saya tersadar bahwa Kristus yang tiap hari saya sebut nama-Nya, pada akhirnya toh sepertinya saya tidak mengenal Dia. Saya bersyukur bahwa kedua orang tua saya sudah mengajari saya untuk percaya kepada-Nya. Sehingga saya semakin diajak untuk mengenal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=105&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/11/contemplate-sun_blog.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-106" title="contemplate-sun_blog" src="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/11/contemplate-sun_blog.jpg?w=252&#038;h=170" alt="" width="252" height="170" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mencoba memahami Kristus untuk saya bukanlah masalah yang mudah. Sebagai seseorang yang hidup dalam lingkungan Gereja, suatu saat saya tersadar bahwa Kristus yang tiap hari saya sebut nama-Nya, pada akhirnya toh sepertinya saya tidak mengenal Dia. Saya bersyukur bahwa kedua orang tua saya sudah mengajari saya untuk percaya kepada-Nya. Sehingga saya semakin diajak untuk mengenal siapa yang saya sembah. Namun, pada akhirnya saya menyadari bahwa percaya adanya Tuhan lebih mudah ketimbang percaya kepada Tuhan.</p>
<p>Setelah kesadaran itu muncul, saya pun mulai meragukan iman saya, agama saya, bahkan kepada Tuhan sendiri saya menjadi ragu. Tiba-tiba saya tidak bisa menerima Kristus sebagai Tuhan begitu saja. Namun, pergulatan saya dalam mencari Kristus tentu saja tidak berhenti sampai disini. Saya sadar bahwa tidak semua orang telah sampai pada tahap pemahaman seperti ini. Sehingga sulit bagi saya untuk membagikan permasalahan ini pada seseorang.</p>
<p>Otomatis pencarian saya akan Kristus berjalan terus-menerus melewati hari-hari yang panjang. Selama hampir tiga tahun saya berjalan tanpa arah dan menganut Kristus yang sama seperti kebanyakan orang. Kristus yang hanya dipahami tanpa mengenal siapa Dia sesungguhnya. Akhirnya, sambil tetap mencoba bertahan hidup, saya juga mencari Tuhan.</p>
<p>Pemahaman saya mengenai Kristus muncul ketika saya menyadari bahwa Ia juga hadir di tengah dunia. Namun, tetap saja Kristus masih menjadi misteri yang selubungnya belum bisa saya singkapi. Berangkat dari pertanyaan Yesus kepada Petrus: “Menurutmu siapakah Aku ini?”, sekiranya pertanyaan ini juga menjadi pertanyaan kita dalam memurnikan panggilan kita dalam mengikuti Kristus. Tentu saja pertanyaan ini tidak akan mungkin kita jawab dalam waktu singkat. Mencari Kristus membutuhkan seluruh hidup kita sampai pada akhirnya kita bisa mengimani-Nya. Siapakah Kristus menurut saya? Saya “tidak tahu”.</p>
<p>Maka, tepatlah yang dituliskan A. Setyawan dalam bukunya yang berjudul <em>Orang Gila dari Nazaret </em>bahwa semakin kita berusaha untuk mengenal Allah, semestinya kita sadar bahwa semakin dahsyatlah misteri Allah bagi kita, semakin banyak hal yang tidak kita mengerti, dan semakin sulit rasanya mengenal Allah<a href="#_ftn1">[1]</a>.</p>
<p>Oleh sebab itu, jangan pernah berhenti untuk berusaha mencari dan mengenal Kristus. Dia hadir ditengah-tengah kita dan menyampaikan kehendak-Nya disaat-saat yang tidak disangka-sangka. Tapi justru itulah kita harus selalu siap, sampai saatnya kita bisa menjawab pertanyaan Kristus dengan kata-kata kita sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr size="1" /><a href="#_ftnref1">[1]</a> Setyawan, A., <em>Orang Gila dari Nazaret</em>. . Jogyakarta: Kanisius, 2005, hlm.234.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=105&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2009/11/21/mencari-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/11/contemplate-sun_blog.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">contemplate-sun_blog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/97/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/97/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 05:23:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekejap Bijak]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/97/</guid>
		<description><![CDATA[“Bila tak bersemangat lagi ,ingatlah akan Kristus yang tersalib, &#8211; itu cukup! Jangan memikirkan hal lain, semuanya sudah diatur oleh Allah. Di mana pun cinta kurang, sebarkanlah cinta, maka kamu akan menuai cinta! Pada pokoknya kita dinilai menurut cinta kita.” -Yohanes Salib-
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=97&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>“<strong><em>Bila tak bersemangat lagi ,ingatlah akan Kristus yang tersalib, &#8211; itu cukup!</em></strong><em> Jangan memikirkan hal lain, semuanya sudah diatur oleh Allah. </em><em>Di mana pun cinta kurang, sebarkanlah cinta, maka kamu akan menuai cinta! Pada pokoknya kita dinilai menurut cinta kita</em>.” -Yohanes Salib-</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=97&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/97/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Spiritualitas Yohanes Salib</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/spiritualitas-yohanes-salib/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/spiritualitas-yohanes-salib/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 05:18:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[mistik]]></category>
		<category><![CDATA[salib]]></category>
		<category><![CDATA[santo]]></category>
		<category><![CDATA[spiritualitas]]></category>
		<category><![CDATA[teolog]]></category>
		<category><![CDATA[teologi]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes salib]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Yohanes Salib merupakan salah satu mistikus besar Gereja yang sangat istimewa.  Ia dikenal sebagai seorang mistikus, kontemplatif, teolog, dan seorang pembimbing rohani yang mahir dan mendalam. Tetapi sekaligus sebagai penyair yang luar biasa. Tulisan-tulisannya terhitung sebagai karya sastra yang penuh daya tarik bagi orang-orang yang mau mengembangkan hidup rohani maupun dari kalangan pengagum karya sastra. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=95&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-99" title="johncross" src="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/09/johncross.jpg?w=149&#038;h=125" alt="johncross" width="149" height="125" />Yohanes Salib merupakan salah satu mistikus besar Gereja yang sangat istimewa.  Ia dikenal sebagai seorang mistikus, kontemplatif, teolog, dan seorang pembimbing rohani yang mahir dan mendalam. Tetapi sekaligus sebagai penyair yang luar biasa. Tulisan-tulisannya terhitung sebagai karya sastra yang penuh daya tarik bagi orang-orang yang mau mengembangkan hidup rohani maupun dari kalangan pengagum karya sastra. Tulisan-tulisannya yang terkenal adalah: <em>The Ascent of Mount Carmel, The Dark Night of The Soul, The Spirititual Canticle</em>, dan <em>The Living Flame of Love</em>.</p>
<p><span id="more-95"></span></p>
<p><strong>Riwayat Hidup</strong></p>
<p>Juan de Yepes y Alvarez lahir pada tanggal 24 Juni 1542 di Fontiveros, Spanyol pada Hari Raya Kelahiran Santo Yohanes Pembaptis. Ia berasal dari keluarga penenun miskin walaupun sebenarnya ayahnya, Gonzalo de Yepes, berasal dari keluarga bangsawan. Ibunya, Catalina Alvarez adalah seorang penenun miskin dan karena perbedaan status sosial ini perkawinan mereka ditentang oleh keluarga Gonzalo. Oleh sebab itu Gonzalo memutuskan untuk meninggalkan gelar bangsawannya dan menjadi penenun miskin. Sejak kecil kecintaannya pada salib telah membimbingnya pada jalan menuju kesempurnaan dan karena hal ini ia lebih dikenal sebagai Yohanes Salib.</p>
<p>Pada tanggal 24 Februari 1563 Yohanes masuk novisiat Ordo Karmel di Biara Santa Anna di Medina del Campo dan pada tahun 1567 ia ditahbiskan sebagai imam. Kemudian ia bertemu dengan Teresa dari Avilla dan membantunya memperbaharui ordo yang kemudian lebih dikenal sebagai Ordo Karmelit Tak Berkasut. Namun usahanya ini malah menimbulkan ketegangan yang diakhiri dengan permusuhan. Pada 2 Desember 1577, Yohanes diculik oleh Biarawan Karmelit Taat dan ditawan di biara Karmelit di Toledo. Selama penyiksaan yang kejam ini ia mendapatkan pengalaman-pengalaman mistik yang diungkapkannya melalui puisi-puisi. Ia berhasil melarikan diri secara mukjizat pada tanggal 16 Agustus 1578.</p>
<p>Akhirnya, pada tanggal 13 Desember 1591 Yohanes Salib meninggal dunia dalam usia 49 tahun, dengan kata-kata: “Ke dalam tangan-Mu ya Tuhan, kuserahkan rohku.”</p>
<p><strong>Todo-Nada dan Malam Gelap</strong></p>
<p>Dalam menghayati Injil, Yohanes Salib menjalani hidupnya secara radikal dan sangat mendalam. Tujuan yang ingin dicapainya adalah persatuan cinta kasih dengan Allah yang mengubah segalanya. Untuk menjelaskan pengertian dari persatuan cinta kasih dengan Allah ini, Yohanes Salib menggunakan istilah <em>Todo-Nada</em>. Bagi Yohanes, walaupun hidup kita dipenuhi oleh berbagai macam kegiatan, namun sebenarnya adalah kosong (<em>nada</em>). Nada merupakan bagian dari sebuah proses mencapai kebebasan pribadi yang mendalam.  Maka, kita harus selalu mengusahakan untuk semakin bersatu dengan Allah Sang Mempelai. Persatuan itu dianggap sebagai pengalaman akan cinta Tuhan yang mendalam dan menerima Dia sebagai harta yang sejati. Disini, Tuhan menjadi segalanya (<em>todo</em>).</p>
<p>Secara radikal sekali Yohanes Salib menuntut untuk mencapai cita-cita rohaninya ini. Maka ia mengajarkan kepada kita bagaimana caranya menempuh pencapaian ini. Jalan itu ia sebut sebagai <em>Malam Gelap</em>. Malam Gelap adalah pengosongan diri dalam segala bidang dan aktifitas insani. Baginya segalanya adalah kosong, kosong, kosong, dan kosong. Untuk mencapai pada kekosongan, jiwa haruslah terlebih dahulu ditarik oleh suatu tarikan yang lebih kuat, yaitu cinta kepada Allah yang membakar jiwa menjadi lautan api. Pengosongan diri hanya mungkin dilakukan bila orang telah lebih dahulu terbakar oleh api cinta kasih ilahi. Hanya dengan mematikan keinginan-keinginan dan penyangkalan segala kesenangan dalam segala hal, maka kita bisa mencapai persatuan ilahi dengan Allah.</p>
<p>Tahap pertama untuk melewati malam gelap adalah melalu malam gelap inderawi. Malam gelap indrawi yaitu melepaskan segala kelekatan dan keinginan tak teratur yang berhubungan dengan panca indra. Jadi, semakin hati orang dikuasai oleh keinginan macam-macam, semakin ia tidak mampu untuk menerima Allah dan untuk bisa melepaskan ”cinta” pada barang-barang duniawi, haruslah ada cinta yang lebih kuat kepada Allah. ”Dengan cara ini engkau harus berusaha untuk seolah-olah membiarkan panca indra dalam kegelapan, dimatikan dan dikosongkan dari segala kesenangan.”<a href="#_ftn1">[1]</a></p>
<p>Tahap kedua untuk melalui malam gelap adalah melalui malam gelap rohani. Bagi Yohanes Salib untuk mencapai persatuan dengan Allah, orang juga harus mengosongkan diri dalam bidang yang menyangkut kegiatan intelektual, ingatan dan kehendak. Kenapa harus ditinggalkan? Alasannya karena Allah mengatasi segala gagasan, ide-ide, pikiran, dan pengertian kita.<a href="#_ftn2">[2]</a> Jadi, ingatan harus dibersihkan dari segala sesuatu yang bukan Tuhan, sehingga hanya ingatan akan Tuhan saja yang ada di dalam dirinya. Demikian pula kehendak harus seluruhnya terarah kepada Tuhan, tidak boleh ada sesuatu lain yang mengikatnya. Tuhan harus dicintai di atas segala sesuatu dan hanya Tuhan saja.<a href="#_ftn3">[3]</a></p>
<p>Dengan demikian menurut Yohanes Salib, tangga pendakian rohani dapat ditempuh melalui sepuluh langkah, yaitu:</p>
<ol>
<li>Jiwa merindukan kemuliaan Tuhan sampai merasa sakit.</li>
<li>Jiwa tak henti-hentinya mencari Tuhan.</li>
<li>Jiwa tergerak berkarya demi Tuhan.
<ol>
<li>Jiwa menderita, kecenderungan ’daging’ ditaklukkan dan Tuhan memberi kegembiraan.</li>
</ol>
</li>
<li>Jiwa sangat mengingini dan merindukan Tuhan tanpa sabar.</li>
<li>Jiwa melaju kepada Tuhan dan merasakan sentuhanNya.</li>
<li>Jiwa memperoleh keberanian yang bergairah.</li>
<li>Jiwa berpegang pada Tuhan bagaikan kekasihnya.</li>
<li>Jiwa bernyala dalam cintakasih.</li>
<li>Jiwa diserupakan dengan Tuhan, &#8211; tentu saja sesudah kematian.<a href="#_ftn4">[4]</a></li>
</ol>
<p>Inilah beberapa ajaran Yohanes Salib yang luar biasa itu. Tentu masih banyak lagi tulisan-tulisannya yang lain yang bisa kita gali karena kekayaan syair-syairnya.</p>
<p><strong>Daftar Pustaka</strong></p>
<p>Heuken, Adolf., <em>Spiritualitas Kristiani</em>. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka, 2002.</p>
<p>Indrakusuma, Yohanes., <em>Cita-Cita Rohani St. Yohanes Salib</em>. Cipanas: Pertapaan Shanti Buana, 2006.</p>
<p>McGreal, Wilfrid., <em>Yohanes </em><em>Salib</em>. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2001.</p>
<hr size="1" /><a href="#_ftnref1">[1]</a> Indrakusuma, Yohanes., Cita-Cita   Rohani St. Yohanes Salib. Cipanas: Pertapaan Shanti Buana, 2009, hlm 34.</p>
<p><a href="#_ftnref2">[2]</a> Ibid. hlm 44.</p>
<p><a href="#_ftnref3">[3]</a> Ibid.  hlm 46.</p>
<p><a href="#_ftnref4">[4]</a> Heuken, Adolf., Spiritualitas Kristiani. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka, 2002, hlm. 142.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=95&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/spiritualitas-yohanes-salib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/09/johncross.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">johncross</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Demokritos dan Ajaran-Ajarannya</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/demokritos-dan-ajaran-ajarannya/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/demokritos-dan-ajaran-ajarannya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 05:14:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[atom]]></category>
		<category><![CDATA[demokritos]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[phusis]]></category>
		<category><![CDATA[prasokratik]]></category>
		<category><![CDATA[yunani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan kekaguman yang sangat mendalam pada alam semesta, pada akhirnya para filsuf prasokratik berlomba-lomba mencari substansi pertama yang menjadi asal segala sesuatu (phusis). Begitu pula dengan Demokritos. Sebagai seorang filsuf prasokratik, ia juga mencoba menemukan substansi pertama itu. Maka dengan mengembangkan pemikiran Leucippus, ia mencetuskan konsep atom sebagai substansi pertama yang menjadi asal segala sesuatu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=93&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-medium wp-image-103" title="democritus" src="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/09/democritus.jpg?w=244&#038;h=300" alt="democritus" width="244" height="300" />Berdasarkan kekaguman yang sangat mendalam pada alam semesta, pada akhirnya para filsuf prasokratik berlomba-lomba mencari substansi pertama yang menjadi asal segala sesuatu (phusis). Begitu pula dengan Demokritos. Sebagai seorang filsuf prasokratik, ia juga mencoba menemukan substansi pertama itu. Maka dengan mengembangkan pemikiran Leucippus, ia mencetuskan konsep atom sebagai substansi pertama yang menjadi asal segala sesuatu. Berangkat dari konsep inilah Demokritos menjelaskan mengenai alam semesta.</p>
<p>Demokritos hidup dalam kurun waktu 460-370 SM dan ia lahir di Abdera di pesisir Thrake, Yunani Utara. Walaupun tahun kelahirannya lebih muda 10 tahun dari Sokrates, namun Demokritos tetap dimasukkan sebagai filsuf prasokratik. Salah satu alasannya adalah karena Demokritos masih terbatas pada alam pemikiran filsuf jaman prasokratik dan tidak seperti pemikiran filsafat gaya baru yang sedang berkembang pada jamannya<a href="#_ftn1">[1]</a>.<span id="more-93"></span></p>
<p><strong>Atom-Atom dan Kekosongan </strong></p>
<p>Demokritos beranggapan bahwa prinsip dasar alam semesta adalah atom-atom dan kekosongan. Sehingga segala realitas yang ada itu dapat dijelaskan dengan mengacu pada gerakan-gerakan berbagai atom tersebut. Atom sendiri memiliki pengertian sebagai gugusan unsur-unsur terkecil yang tidak dapat dibagi-bagi lagi (a=tidak, tomos=terbagi)<a href="#_ftn2">[2]</a>.</p>
<p>Sedangkan konsep atom sendiri tidak dapat dipisahkan dengan adanya ruang kosong (void). Sebab pada dasarnya ruang kosong menjadi syarat mutlak bagi bergeraknya atom-atom itu. Hal ini yang membuat filsuf atomisme mengakui adanya ruang kosong, tidak seperti Zeno yang menolak adanya ruang kosong. Bagi para filsuf ini yang ada bukan hanya “yang ada” (being), tetapi juga “yang tidak ada” (not being). Maka ruang kosong adalah nyata.<a href="#_ftn3">[3]</a> Semua atom bersifat tidak termusnahkan, tidak dijadikan, tidak memiliki massa, tidak dapat diinderai karena memang ukurannya yang sangat kecil dan dengan menempati ruang, atom senantiasa bergerak. Namun yang membedakan antara atom yang satu dengan yang lain adalah bentuk (seperti huruf A berbeda dengan huruf N), urutannya (seperti AN berbeda dengan NA), dan posisinya (seperti N berbeda dengan Z)<a href="#_ftn4">[4]</a>.</p>
<p>Seperti yang dijelaskan di atas bahwa atom tak bisa tidak dipisahkan dari ruang kosong untuk senantiasa bergerak dan melalui gerakan itulah atom membentuk semua benda. Demokritos berpendapat bahwa pola dan arah gerakan atom tidak melulu ke atas atau ke bawah, tetapi lebih ke segala arah. Diibaratkan sama seperti debu yang bergerak ke segala arah di bawah sinar matahari walaupun tidak ada angin<a href="#_ftn5">[5]</a>.</p>
<p>Selama bergerak dalam ruang kosong ternyata atom saling bertabrakan dengan atom-atom lain dan karena memiliki bentuk yang tidak teratur, atom-atom ini saling mengait dan mengunci, mengelompok dan berkombinasi membentuk segala benda yang dapat diindrai. Bagaimana ini bisa diindrai? Jawabannya adalah karena setiap benda yang dibentuk dari atom-atom mengeluarkan gambar-gambar kecil (eidola). Gambar-gambar ini diterima oleh pancaindra dan kemudian dipertemukan dengan jiwa yang juga tercipta oleh atom-atom. Bertemunya atom-atom gambar dan atom-atom jiwa inilah maka kita bisa melihat, membaui, mendengar dan merasakan. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa proses pertumbuhan adalah hasil dari pengelompokan atom-atom sedangkan pembusukan adalah proses terurainya atom-atom.</p>
<p><strong>Terciptanya Kosmos dan Manusia</strong></p>
<p>Melalui konsep atom, Demokritos berpendapat bahwa alam semesta dan manusia juga tercipta dari atom-atom yang saling berkait. Pada mulanya atom-atom yang bergerak ke segala arah pada ruang kosong saling bertabrakan dan mengait. Kemudian atom-atom yang saling bergerak ini membentuk suatu gerakan berputar seperti angin puting beliung dan mulai menarik atom-atom. Atom-atom besar tertarik ke bagian pusat putaran dan berkumpul, sedangkan atom-atom halus terlempar ke pinggir. Akhirnya terciptalah alam semesta melalui proses ini.</p>
<p>Demikian pula manusia. Demokritos berpendapat bahwa manusia juga tercipta dari atom-atom yang saling berkait, tetapi yang menjadi perbedaannya adalah bahwa manusia tercipta dari kumpulan atom-atom yang sifatnya lebih halus (atom-atom api). Dalam jiwa manusia, bertemunya atom-atom benda dengan atom-atom jiwa tidak hanya memberikan berbagai sensasi bagi indera kita, tetapi juga memunculkan perasaan-perasaan tertentu tergantung dari kondisi atom-atom tersebut. Sehingga ada orang yang mengalami peristiwa yang sama tetapi mengalami perasaan yang berbeda.</p>
<p><strong>Etika Demokritos</strong></p>
<p>Demokritos adalah satu-satunya filsuf prasokratik yang telah memikirkan tentang hubungan antara manusia yang satu dengan yang lain. Maka wajar saja kalau ajarannya ini belumlah tertata secara sistematis. Etika Demokritos yang dikenal sebagai Etika Euthumia lebih menekankan pada keadaan batin yang sempurna. Batin manusia dikatakan sempurna bila manusia hidup secara seimbang dengan menjunjung kebahagiaan jiwa. Ajarannya banyak menghasilkan kata-kata bijaksana yang bisa menjadi pedoman untuk sampai pada keseimbangan jiwa ini. Karena hanya rasio atau jiwa yang bisa menjaga keseimbangan ini, maka Demokritos menekankan untuk meredam keinginan duniawi dan mengembangkan kesederhanaan hidup. Pada akhirnya, memang sulit mencari hubungan antara teori atom dengan etika euthumia Demokritos dan dalam hal ini, Demokritos ingin menunjukkan keluasan pengetahuannya.</p>
<p><strong>Akhir Kata</strong></p>
<p>Mengupas ajaran-ajaran Demokritos memberikan kesan yang mendalam bagi kita semua. Tak bisa dipungkiri bahwa ajaran yang dibawa oleh Demokritos juga memberikan pengaruh yang cukup besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Di satu sisi teori atom merobohkan teori Parmenides yang menolak adanya ruang kosong dan ikut mengubah pandangan teori-teori filsafat setelahnya. Di satu sisi teori atom ikut mendasari pemikiran Isaac Newton dan Albert Einstein yang justru melalui rumusan matematis bisa dirumuskan secara ilmiah dan empiris daripada rumusan filsafat yang dikemukakan Demokritos.</p>
<p>Dengan demikian kehadiran Demokritos pada alam pemikiran Yunani kuno tidak bisa kita anggap remeh. Ia telah memberi sumbangan berupa pengembangan pemikiran atomisme yang dirasa memberikan aroma baru pada pemikiran di jaman itu. Demokritos berhasil merumuskan pandangan tentang perubahan benda material lewat perubahan atom-atom. Pada akhirnya pemikiran ini dianggap bisa menjadi penengah bagi argumen Parmenides dan Herakleitos.</p>
<p><strong>Daftar Pustaka</strong></p>
<p>Bertens, K., <em>Sejarah Filsafat yunani</em>. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1999.</p>
<p>Hadiwijono, Harun., <em>Sari Sejarah Filsafat Barat</em>. Jogyakarta: Penerbit Kanisius, 1980.</p>
<p>Sinnige, Theo Gerard., <em>Matter and Infinity In The Prasocratic  Schools and Plato</em>. Netherland: Royal VanGorcum Ltd, 1968.</p>
<p>Stumpf, Samuel Enoch., <em>Philosophy, History and Problems, 3ed</em>., United State: McGraw-Hill, Inc, 1983.</p>
<p>Sudiarja, <em>et al</em>., <em>Karya Lengkap Driyarkara</em>. Jakarta: Gramedia, 2006.</p>
<p>Tjahjadi, Simon Petrus L., <em>Petualangan Intelektual</em>. Jogyakarta: Penerbit Kanisius, 2004.</p>
<hr size="1" /><a href="#_ftnref1">[1]</a> Bertens, K., <em>Sejarah Filsafat Yunani</em>. Jogyakarta: Kanisius, 1999, hlm.75.</p>
<p><a href="#_ftnref2">[2]</a> Tjahjadi, Simon P. Lili., <em>Petualangan Intelektual</em>. Jogjakarta: Kanisius, 2004, hlm. 29.</p>
<p><a href="#_ftnref3">[3]</a> Hadiwijono, Harun., <em>Sari Filsafat Barat</em>. Jogyakarta:Kanisius, 1980, hlm.29.</p>
<p><a href="#_ftnref4">[4]</a> Bertens, K., Ibid<em>.</em> hlm.77.</p>
<p><a href="#_ftnref5">[5]</a> Stumpf, Samuel Enoch., <em>Philosophy, History and Problems, 3ed</em>., United State: McGraw-Hill, Inc, 1983, hlm. 25.<!--more--></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=93&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/30/demokritos-dan-ajaran-ajarannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/09/democritus.jpg?w=244" medium="image">
			<media:title type="html">democritus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Waktu Melaju</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/24/waktu-melaju/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/24/waktu-melaju/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 03:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Aku ragu ketika orang-orang melaju.
Apakah mereka tahu bahwa waktu ikut berlalu?
Semoga saja semua orang sadar bahwa ada waktu.
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=91&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Aku ragu ketika orang-orang melaju.</p>
<p>Apakah mereka tahu bahwa waktu ikut berlalu?</p>
<p>Semoga saja semua orang sadar bahwa ada waktu.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=91&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2009/09/24/waktu-melaju/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Roger Schutz</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2009/08/10/roger-schutz/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2009/08/10/roger-schutz/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 14:13:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[Roger schutz]]></category>
		<category><![CDATA[taize]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Roger Schutz
Roger Louis Schutz lahir di Swiss pada tahun 1915, di Desa Provence dekat kota Neuchatel. Ibunya adalah orang Prancis yang berasal dari Bourgogne dan ayahnya adalah seorang pendeta Gereja Reformasi.
Panggilan  
Jalan panggilannya berawal ketika ia masih kecil dan melihat ayahnya berdoa di salah satu gereja Katolik. “Ini suatu kejutan besar bagiku”, katanya. Kemudian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=70&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2><strong><img class="aligncenter" src="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/08/28-06-2006_-_frere-roger.jpg?w=260&#038;h=172" alt="" width="260" height="172" />Roger Schutz</strong></h2>
<p>Roger Louis Schutz lahir di Swiss pada tahun 1915, di Desa Provence dekat kota Neuchatel. Ibunya adalah orang Prancis yang berasal dari Bourgogne dan ayahnya adalah seorang pendeta Gereja Reformasi.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Panggilan </span></strong><strong> </strong></p>
<p>Jalan panggilannya berawal ketika ia masih kecil dan melihat ayahnya berdoa di salah satu gereja Katolik. “Ini suatu kejutan besar bagiku”, katanya. Kemudian ketika SMA ia pernah menetap pada seorang janda Katolik dan mengagumi keluarga janda yang lemah secara ekonomi, tetapi juga percaya pada penyelenggaraan Ilahi, serta terbuka terhadap Tuhan dan sesama. Seiring perjalanan waktu ia masuk ke Fakultas Teologi Kalvin di Lausanne dan disinilah ia tertarik dengan hidup kerahiban, bercakap-cakap dengan anggota-anggota Tarekat Katolik dan seringkali menginap di biara-biara. Sejak pengalaman mengenai</p>
<h2><strong><strong><span id="more-70"></span></strong></strong></h2>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Pertobatan</span></strong><strong> </strong></p>
<p>Keprihatinannya mengenai perpecahan agama Kristen membawanya pada suatu pencerahan yang mengubah seluruh hidupnya. Suatu malam ketika untuk ke sekian kalinya ia bertanya-tanya dalam hatinya: <strong>“Mengapa orang-orang, bahkan juga antara orang-orang Kristen sendiri saling bertentangan satu sama lain. Apakah di dunia ini ada suatu jalan yang dapat membantu kita untuk saling memahami?“ </strong>Pada malam itu, dengan secepat kilat ditemukan jawaban yang tetap mengesan di sepanjang hidupnya. <strong>“Kalau jalan untuk saling memahami itu ada, aku sendirilah yang harus memulai untuk memahami siapa saja. Pada malam itu aku yakin bahwa keputusanku itu definitif sampai aku mati.” </strong>Pengalaman ini muncul<strong> </strong>dari Yesus Kristus sendiri<strong>: “Belaskasih-Nya, kemampuan-Nya untuk mengasihi dan memahami orang lain.” </strong></p>
<p><strong> </strong><br />
<strong><span style="text-decoration:underline;">Sepak Terjang</span></strong><strong> </strong></p>
<p>Maka pada tahun 1940, ia mencari sebuah yang bisa ditempati bersama orang lain yang menghayati nilai-nilai Kristiani. Maka dipilihlah Desa Taize. Sebuah desa kecil yang telah hancur berat dari serangan Jerman. Ia membeli rumah ini dari seorang wanita miskin<strong>. “Kristus berbicara lewat orang-orang miskin. Kita harus mendengarkan mereka. Hubungan yang erat antara kita dengan mereka merupakan perwujudan iman kita yang tetap konkrit.” </strong>Pada musim gugur 1942 tentara Jerman menduduki Perancis dan mengambil rumah ini. Maka ia terpaksa menetap di Swiss, di Kota Geneva. Di sini ia meneruskan kehidupan komunitas yang dulu pernah ia dirikan bersama tiga sahabatnya. Dalam komunitas ini Bruder Roger menerima siapa saja.</p>
<p>Pada tahun 1944 Bruder Roger bersama sahabat-sahabatnya kembali lagi ke Taize. Di sini ia menerapkan kegiatan-kegiatan sederhana seperti mengolah ladang yang kurang subur, berdoa tiga kali sehari, dan menyambut banyak tamu yang ingin membina semangat rohani atau tertarik pada eksperimen biara. Mereka harus belajar menerima tamu dengan tangan terbuka, karena tamu yang kita terima dan layani adalah Kristus sendiri. <strong>“Hendaknya menerima tamu dengan rela dan hati terbuka.”</strong> (Bunyi salah satu peraturan.)</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Aturan Biara</span></strong><strong> </strong></p>
<p>Semakin lama komunitas kecil Taize itu berkembang. Tanpa adanya rencana, kelompok ini menjadi suatu Tarekat pria Protestan yang pertama. Untuk mencapai <strong>cita-cita Bruder Roger, yaitu: “Mencampur ragi persaudaraan ke dalam adonan Gereja-Gereja yang terpisah.”</strong> Bruder Roger menerapkan beberapa peraturan yang harus diterapkan termasuk tiga keutamaan Injili.</p>
<p><strong>1. “Mulai sekarang engkau harus selalu memperhatikan saudara-saudaramu.”</strong>Alasannya karena panggilan Tuhan tidak hanya tertuju pada satu orang saja, melainkan pada satu komunitas.</p>
<p><strong>2. “Janganlah engkau berhenti di satu tempat, melainkan harus selalu maju bersama dengan teman-temanmu. Hendaklah engkau menjadi tanda kasih persaudaraan dan kegembiraan di tengah-tengah masyarakat.” </strong>Alasannya karena Yesus menerima dan menerangi dunia yang lamban dalam iman ini.</p>
<p>3. Soal kebersamaan, persaudaraan dan perikemanusiaan. “<strong>Ingatlah jikalau engkau berbicara dengan emosi, engkau menyakiti Kristus. Cegahlah perselisihan dengan saudaramu.</strong>”</p>
<p>4. Soal persatuan. “<strong>Hendaklah kamu menjadi ragi persatuan.” </strong>Dengan begitu kehadiran kita ditengah-tengah oang lain membawa perdamaian dan bukannya sebagai pemecah belah.</p>
<p>Soal tiga keutamaan Injil: “Kami tidak dapat setia dalam panggilan kami, kalau kami tidak <strong>melepaskan hak milik pribadi, hak mengambil keputusan sendiri dan hak menikah.</strong>” Dasar dari menghayati tiga keutamaan ini ialah penyerahan diri kepada Kristus yang menuntut pengurbanan total.</p>
<p>5. Kemiskinan. <strong>“Keberanian menggunakan segala milik dengan sebaik-baiknya, tidak mencari modal, dan tidak takut untuk menjadi miskin, adalah sikap yang dapat memberikan kepada kita suatu kekuatan yang luar biasa.”</strong></p>
<p>6. Selibat. Dasar dari hidup selibat ini dimaksudkan agar semakin bertambahnya kebebasan untuk menyerahkan diri kepada Tuhan dan sesama.</p>
<p>7. Janji menerima segala keputusan Prior / Ketaatan. <strong>“Agar tidak berkembang semacam sikap menang atau kalah, maka Prior mendapat tugas dari Tuhan untuk memutuskan tanpa terikat pada mayoritas suara.”</strong></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Keunikan</span></strong><strong> </strong></p>
<p>Ciri khas dari komunitas ini adalah mencari bersama jalan yang benar. Komunitas ini juga menghapus struktur birokrasi yang kaku. Makanya setiap akhir tahun mereka menghancurkan semua statistik dan dokumen. Mereka juga dikirim untuk hidup di tengah-tengah masyarakat miskin dan tertindas. Kegiatan aktif lebih efektif daripada khotbah.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Gerakan Ekumene</span></strong></p>
<p>Pada akhirnya Komunitas Taize menjadi Tarekat Ekuimenis yang pertama dalam sejarah Gereja. Setiap tahun tamu yang datang tak kurang dari dua ratus ribu orang. Karena cintanya pada kaum muda, pada suatu hari Bruder Roger menciptakan suatu “Musyawarah Kaum Muda” yaitu pertemuan selama seminggu dan diadakan setahun sekali. Pada tanggal 30 Agustus 1979 berkumpullah 40.000 remaja di Taize dalam acara ini, menceritakan perihal kemiskinan, penindasan, dan kebiadaban di Negara mereka masing-masing.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Hubungan dengan Gereja Katolik</span></strong><strong> </strong></p>
<p>Lama-kelamaan banyak orang yang mempertanyakan apakah Taize ini Katolik atau Protestan. Beberapa kali Bruder Roger berkunjung ke Roma untuk menghangatkan cuaca dingin antaragama ini. Akan tetapi pada tahun 1948 Uskup setempat memberikan izin untuk memakai sebuah gereja kecil di Taize. Keputusan ini juga mendapatkan pengukuhan dari Duta Vatikan pada masa itu, yakni Roncali. Ketika dipilih menjadi Paus Yohanes XXIII, beberapakali dia menemui dan berbincang-bincang dengan para Bruder. Ternyata Paus Yohanes XXII membuka hati lebar-lebar bagi para Bruder, dan dua bruder boleh mengikuti sidang Konsili Vatikan II sebagai tamu sekretariat Persatuan Kepausan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=70&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2009/08/10/roger-schutz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/08/28-06-2006_-_frere-roger.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>MAZMUR</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2009/03/22/mazmur/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2009/03/22/mazmur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 07:33:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[agama mazmur]]></category>
		<category><![CDATA[alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[pujian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[MAZMUR 54
“Doa Dalam Menghadapi Musuh”
Mazmur ini merupakan nyanyian daud yang takut dibunuh oleh Saul karena tempat persembunyiannya ketahuan. Ia begitu takut dan panik sehingga merasa hanya Tuhanlah yang dapat menyelamatkannya dari serangan musuh.  Maka ia memohon kepada Tuhan agar diselamatkan. Jadi, kalau dilihat dari isinya, Maka mazmur ini merupakan jenis Mazmur permohonan.

Ay. 3-5 Dengan sebutan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=33&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>MAZMUR 54<br />
“Doa Dalam Menghadapi Musuh”</p>
<p>Mazmur ini merupakan nyanyian daud yang takut dibunuh oleh Saul karena tempat persembunyiannya ketahuan. Ia begitu takut dan panik sehingga merasa hanya Tuhanlah yang dapat menyelamatkannya dari serangan musuh.  Maka ia memohon kepada Tuhan agar diselamatkan. Jadi, kalau dilihat dari isinya, Maka mazmur ini merupakan jenis Mazmur permohonan.</p>
<p><span id="more-33"></span><br />
Ay. 3-5 Dengan sebutan Allah, pemazmur masuk dalam suasana doa. Ia yakin hanya Tuhanlah yang dapat menyelamatkan dia dari kuasa musuh yang ingin membunuhnya bahkan sikap mereka yang angkuh dan sombong terhadap Tuhan. Dan ia percaya hanya dengan kekuasaan Tuhan sajalah yang dapat menyelamatkan dia dari ketidak adilan. Bahkan ayat 4 melukiskan bahwa ia benar-benar putus asa dan ia mendesak Tuhan supaya mendengarkan doanya. Dan ia yakin, tanpa Tuhan pasti ia akan mati oleh musuhnya (Saul).<br />
Ay. 6-7 Ayat ini melukiskan bahwa permohonan sang pendoa akan dikabulkan karena ia percaya bahwa tuhan menopang dan penolong manusia. Ia percaya Tuhan akan mendengarkan permohonannya sehingga keinginan musuh-musuhnya akan berbalik kepada mereka karena Tuhan berkenan pada orang baik dan setia menemani dia.<br />
Ay. 8 Ayat ini melukiskan bahwa ia berjanji akan mempersembahkan kurban pada Tuhan bila doanya didengarkan. Ia merasa memiliki harapan dan tepatlah bila memohon kepada Tuhan, sebab tuhan itu baik.<br />
Ay. 9 Ayat ini melukiskan bahwa ia percaya bahwa doanya dikabulkan. Sebab ia berani berkata bahwa Tuhan melepaskan ia dari kesesakan dan ia berani memandang musuhnya. Seakan-akan musuhnya takut karena Tuhan mendengarkan doa permohonannya.<!--more--></p>
<p>MAZMUR 148<br />
“Langit dan Bumi, Pujilah Tuhan!”</p>
<p>Mazmur ini diciptakan oleh seseorang yang mengajak seluruh ciptaan Allah yang ada di bumi dan di surga untuk memuji Allah. Melampaui puji-pujian yang dilakukan seseorang ataupun umat pilihan, maka pantaslah jika ada puji-pujian dari semua ciptaan kepada sang penciptanya. Inilah inti Mazmur 148. Maka mazmur ini merupakan jenis Mazmur pujian.</p>
<p>Mazmur ini dibagi kedalam 2 bagian besar. Yaitu Pujian Sorgawi dan Pujian Duniawi.<br />
Ay. 1-6 Pujian Sorgawi.<br />
Ay. 1-4 Ayat-ayat ini melukiskan bahwa sang pendoa mengajak seluruh isi surga dan bagian-bagian yang dianggap surga- Malaikat dan mahluk surgawi yang banyak jumlahnya dan berada di bawah perintah Tuhan, matahari dan bulan, bintang, awan dan angkasa- itu untuk memuji Tuhan.<br />
Ay. 5-6 Dalam ayat ini pendoa memberikan alasan kenapa mereka harus memuji Tuhan  karena Ia telah menciptakan, memelihara, mengatur dan mengawasi mereka. Sehingga terciptalah suatu susunan yang teratur dan terkendali untuk selama-lamanya.</p>
<p>Ay. 7-14 Pujian Duniawi<br />
Ay. 7-12 Ayat-ayat ini melukiskan bahwa sang pendoa mengajak seluruh isi dunia untuk memuji Tuhan. Tidak hanya mahluk surga, tetapi juga pujian harus naik dari bumi mencakup seluruh mahluk-mahluknya, kekuatan alam, binatang di darat dan diudara, seluruh manusia dari yang muda sampai yang tua. Pantaslah mereka memuji nama Tuhan karena mereka telah menerima kasih dan di tarik dekat kepada-Nya.<br />
Ay. 13-14b Dalam ayat ini pendoa menyatakan bahwa Pendoa juga menyatakan bahwa seluruh manusia pantas memuji nama-Nya karena dengan keagungan-Nya, Tuhan menguasai langit dan bumi,terutama bagi Bangsa Israel yang merupakan bangsa terpilih.<br />
Ay.14c Mazmur ditutup dengan pujian seperti pembukanya: Haleluya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=33&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2009/03/22/mazmur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NABI ELISA</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2009/03/22/nabi-elisa/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2009/03/22/nabi-elisa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 07:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[nabi]]></category>
		<category><![CDATA[elisa]]></category>
		<category><![CDATA[alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[kitab suci]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah Elisa?
Elisa berasal dari kata Ibrani atau kata Yunani “Eleseus” yang berarti  “Allah itu Juruselamat”. Ia dipanggil demi menggantikan Elia dalam melanjutkan tugas pelayanannya di Kerajaan Utara. Ayah Elia bernama Safat dari Abel-Mehola. Mereka tinggal di lembah Yordan.  Sebagai seorang anak petani, Elia sangat giat bekerja di ladang. Allah memanggil Elia sejak masih muda dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=31&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><span style="text-decoration:underline;"><img class="alignleft" title="Nabi Elisa" src="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/08/elisha.jpg?w=181&#038;h=131" alt="" width="181" height="131" /></span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;">S</span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;">iapakah Elis</span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;">a?</span></strong><br />
Elisa berasal dari kata Ibrani atau kata Yunani “<strong>Eleseus</strong>” yang berarti  “Allah itu Juruselamat”. Ia dipanggil demi menggantikan Elia dalam melanjutkan tugas pelayanannya di Kerajaan Utara. Ayah Elia bernama Safat dari Abel-Mehola. Mereka tinggal di lembah Yordan.  Sebagai seorang anak petani, Elia sangat giat bekerja di ladang. Allah memanggil Elia sejak masih muda dan ia mengakhiri pengabdiannya sebagai nabi kurang lebih pada usia 90 tahun.<strong><span style="text-decoration:underline;"><span id="more-31"></span></span></strong></p>
<p>Elia dan Elisa memiliki kisah panggilan dan pelayanan yang mirip. Mereka dipilih Tuhan secara luar biasa. Hal ini dapat dilihat dari mukjizat dan kisah-kisah yang dilakukan oleh kedua Nabi ini. Elisa juga seseorang yang peduli dengan persoalan-persoalan yang terjadi dalam masyarakat. Sebagian besar kisah mengenai Elisa yang diceritakan di Alkitab adalah segala bentuk pelayanannya kepada Tuhan yang ditunjukkan ke dalam berbagai mukjizat dan nubuat-nubuatnya.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Karakter Elisa</span></strong><br />
<strong>Ulet</strong><br />
Elisa dikatakan sebagai seorang pertani yang ulet karena ia memiliki etos kerja yang baik. Mental Elia yang kuat telah membentuknya menjadi pribadi yang tangguh. Sekalipun ia seorang petani, namun ia telah dipakai Allah secara luar biasa.<br />
<strong>Berserah penuh</strong><br />
Ketika Elia memanggil Elisa untuk menggantikannya, ia tidak mengucapkan satu katapun. Baginya, pelemparan jubah Elia saja sudah cukup mewakili panggilan Tuhan untuk menggantikan tugas kenabian Elia. Dengan spontan ia menyerahkan dirinya untuk menjalankan tugasnya sebagai nabi yang dipilih Allah.<br />
<strong>Rindu diperlengkapi secara rohani</strong><br />
Sebagai Abdi Allah yang bertugas melayani Bangsa Israel, Elisa lebih memerlukan perlengkapan rohani dari apapun. Ia memerlukan urapan Tuhan supaya bisa menghadapi banyak tantangan dan melayani secara penuh. Inilah yang merupakan rahasia dari keberanian Elisa menjalankan tugas-tugasnya sebagai nabi.<br />
<strong>Dapat dipercaya</strong><br />
Sebagai seorang Abdi Allah yang setia, ternyata Elisa dapat dipercaya oleh Bangsa Israel. Nyatanya mukjizat-mukjizat serta ucapan-ucapannya terbilang manjur, walaupun sepertinya sangat mustahil terjadi.<strong></strong><br />
<strong>Menyerahkan seluruh hidupnya untuk melayani</strong><br />
Dalam hidupnya, Elisa tidak saja menjadi abdi Allah demi Kerajaan Utara, tetapi juga bagi orang-orang yang percaya kepada Allah. Hatinya selalu terbuka kepada siapa saja yang membutuhkan pertolongannya dan ia menolong sesuai dengan kebutuhan orang tersebut.</p>
<p><strong><br />
Mempertahankan integritasnya</strong><br />
Ketika seorang panglima tentara Aram bernama Naaman memberikan persembahan kepadanya karena penyakit kusta yang dideritanya sembuh, Elisa menolak. Ia merasa mukjizat yang dilakukannya adalah karena kuasa Tuhan semata.<br />
<strong>Optimis</strong><br />
Dalam menghadapi suatu peristiwa yang kristis, Elisa mempercayakan keselamatannya kepada Tuhan. Ia optimis bahwa Tuhan menyertai dia. Maka, bukannya takut, ia malah menghadapinya dengan sikap yang tenang.<br />
<strong>Ikut terlibat dalam urusan pemerintahan</strong><br />
Tugas yang dipegang Elisa ternyata tidak hanya melayani masyarakat, tetapi juga kalangan pemerintahan. Seperti Raja Ahab, Ahazia, Yoram, Yehu, Yoahas, dan Yonas. Elisa bertanggung jawab memberikan nasihat, ancaman, jalan keluar, masalah-masalah, dan mengusulkan keputusan yang hendaknya diambil oleh Bangsa Israel. Selain itu ia juga menjadi tangan kanan Tuhan untuk menyatakan kehendak Allah.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Hidup Elisa</span></strong><br />
Sepanjang masa pelayanan Elisa sebagai nabi, tidak ditemukan satupun kisah yang mencemarkan namanya. Bahkan karena keterlibatannya, Bangsa Israel dapat menghindari banyak malapetaka. Bahkan pada akhir hidupnya, ia mendapatkan perhatian penuh dari Raja Yoas. Memang ia tidak saja melayani masyarakat, tetapi juga para petinggi Negara. Hal ini membuktikan bahwa kehidupannya yang benar dan hatinya yang tulus sebagai nabi.</p>
<p>Satu hal lagi yang penting dalam hidup Elisa adalah komitmennya untuk melayani Allah saja. Komitmen ini yang membuat ia berhasil menghadapi raja-raja Israel dan segala permasalahannya. Elisa selalu tampil sebagai penasihat dan pengayom negara, baik dalam urusan politik, maupun dalam urusan ekonomi.  Kisah panggilannya yang tidak mengucapkan satu katapun adalah bukti bahwa sebenarnya ia telah menyatakan komitmennya yang luar biasa dan bersumber dari hatinya yang paling dalam.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=31&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2009/03/22/nabi-elisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://depeholic.files.wordpress.com/2009/08/elisha.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Nabi Elisa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DOA TOBAT</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2008/09/28/doa-tobat/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2008/09/28/doa-tobat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 07:23:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[mazmur]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[tobat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[DOA TOBAT
  
Ampunilah aku ya..Tuhan
Karena darah-Mu yang tertumpah dari salib.
Sucikanlah aku ya&#8230;Tuhan
Dalam bilur-bilur luka-Mu yang menganga.
Dan biarlah aku menggapai keluhuran-Mu,
Supaya aku tetap setia mencari Engkau.
Jangan kirimkan debu padaku karena aku orang berdosa.
Biarlah semua orang menolak aku karena dosaku,
Tapi jangan singkirkan aku dari hadapan-Mu, karena aku mau berobat.
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=24&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><strong><span lang="EN-GB">DOA TOBAT</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><strong><span lang="EN-GB"> </span></strong><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><span lang="EN-GB">Ampunilah aku ya..Tuhan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><span lang="EN-GB">Karena darah-Mu yang tertumpah dari salib.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><span lang="EN-GB">Sucikanlah aku ya&#8230;Tuhan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><span lang="EN-GB">Dalam bilur-bilur luka-Mu yang menganga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><span lang="EN-GB">Dan biarlah aku menggapai keluhuran-Mu,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><span lang="EN-GB">Supaya aku tetap setia mencari Engkau.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><span lang="EN-GB">Jangan kirimkan debu padaku karena aku orang berdosa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><span lang="EN-GB">Biarlah semua orang menolak aku karena dosaku,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:200%;" align="center"><span lang="EN-GB">Tapi jangan singkirkan aku dari hadapan-Mu, karena aku mau berobat.</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=24&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2008/09/28/doa-tobat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERSONAL ACTION PLANS</title>
		<link>http://depeholic.wordpress.com/2008/09/28/personal-action-plans/</link>
		<comments>http://depeholic.wordpress.com/2008/09/28/personal-action-plans/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 07:21:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Depeholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kata bijak]]></category>
		<category><![CDATA[kata mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depeholic.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[PERSONAL ACTION PLANS

 Jika aku bisa mengulang kembali hidupku, aku akan berbuat lebih banyak kesalahan. Aku akan bersantai. Aku akan bersiap-siap. Aku akan lebih konyol daripada saat ini. Hanya sedikit hal yang akan aku anggap serius. Aku akan lebih gila. Aku tidak akan terlalu higienis. Aku akan mengambil lebih banyak kesempatan, melakukan lebih banyak perjalanan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=22&subd=depeholic&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">PERSONAL ACTION PLANS</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span>Jika aku bisa mengulang kembali hidupku, aku akan berbuat lebih banyak kesalahan. Aku akan bersantai. Aku akan bersiap-siap. Aku akan lebih konyol daripada saat ini. Hanya sedikit hal yang akan aku anggap serius. Aku akan lebih gila. Aku tidak akan terlalu higienis. Aku akan mengambil lebih banyak kesempatan, melakukan lebih banyak perjalanan, mendaki lebih banyak gunung, mengarungi lebih banyak sungai, menyaksikan lebih banyak matahari tenggelam. Aku akan menghabiskan lebih banyak bahan bakar, makan lebih banyak es krim dan mengurangi sayuran. Aku akan punya lebih banyak masalah sungguhan daripada masalah khayalan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span>Kamu tahu, aku adalah jenis orang yang selalu berusaha hidup sehat, rasional dan lurus-lurus saja. Jam demi jam, hari demi hari. Telah kulewati banyak masa. Jika aku bisa mengulanginya, aku ingin memiliki lebih lagi. Kenyataannya, tiada lain yang kumiliki. Hanya moment-moment. Dijalani satu-persatu, bukan sekaligus rangkaian tahun di depan setiap hari yang dilewati. Aku adalah jenis orang yang tidak pernah pergi tanpa thermometer, botol air panas, obat kumur, jas hujan, dan payung.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span>Jika aku bisa mengulangi hidupku lagi, aku akan bangun lebih awal dan bertelanjang kaki di musim semi dan akan tetap begitu sampai musim gugur. Aku akan lebih sering bermain hoki.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span>Jika kau terlalu lama menyibukkan tanganmu untuk bekerja, kau akan segera lupa bahwa ada hal-hal seperti sungai yang bergemuruh dan burung-burung yang bernyanyi. Hanya hal-hal itulah yang akan diciptakan duniamu: dirimu, pekerjaan dan tanganmu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">-Nadine Stair, 78 tahun-</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/depeholic.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/depeholic.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/depeholic.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/depeholic.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/depeholic.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/depeholic.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/depeholic.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/depeholic.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/depeholic.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/depeholic.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=depeholic.wordpress.com&blog=3851432&post=22&subd=depeholic&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depeholic.wordpress.com/2008/09/28/personal-action-plans/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2fafe30a5db70fc214ff9ba99fadef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Depeholic</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>