Brainstorming

Mencari Tuhan

Posted by: Depeholic on: November 21, 2009

 

Mencoba memahami Kristus untuk saya bukanlah masalah yang mudah. Sebagai seseorang yang hidup dalam lingkungan Gereja, suatu saat saya tersadar bahwa Kristus yang tiap hari saya sebut nama-Nya, pada akhirnya toh sepertinya saya tidak mengenal Dia. Saya bersyukur bahwa kedua orang tua saya sudah mengajari saya untuk percaya kepada-Nya. Sehingga saya semakin diajak untuk mengenal siapa yang saya sembah. Namun, pada akhirnya saya menyadari bahwa percaya adanya Tuhan lebih mudah ketimbang percaya kepada Tuhan.

Setelah kesadaran itu muncul, saya pun mulai meragukan iman saya, agama saya, bahkan kepada Tuhan sendiri saya menjadi ragu. Tiba-tiba saya tidak bisa menerima Kristus sebagai Tuhan begitu saja. Namun, pergulatan saya dalam mencari Kristus tentu saja tidak berhenti sampai disini. Saya sadar bahwa tidak semua orang telah sampai pada tahap pemahaman seperti ini. Sehingga sulit bagi saya untuk membagikan permasalahan ini pada seseorang.

Otomatis pencarian saya akan Kristus berjalan terus-menerus melewati hari-hari yang panjang. Selama hampir tiga tahun saya berjalan tanpa arah dan menganut Kristus yang sama seperti kebanyakan orang. Kristus yang hanya dipahami tanpa mengenal siapa Dia sesungguhnya. Akhirnya, sambil tetap mencoba bertahan hidup, saya juga mencari Tuhan.

Pemahaman saya mengenai Kristus muncul ketika saya menyadari bahwa Ia juga hadir di tengah dunia. Namun, tetap saja Kristus masih menjadi misteri yang selubungnya belum bisa saya singkapi. Berangkat dari pertanyaan Yesus kepada Petrus: “Menurutmu siapakah Aku ini?”, sekiranya pertanyaan ini juga menjadi pertanyaan kita dalam memurnikan panggilan kita dalam mengikuti Kristus. Tentu saja pertanyaan ini tidak akan mungkin kita jawab dalam waktu singkat. Mencari Kristus membutuhkan seluruh hidup kita sampai pada akhirnya kita bisa mengimani-Nya. Siapakah Kristus menurut saya? Saya “tidak tahu”.

Maka, tepatlah yang dituliskan A. Setyawan dalam bukunya yang berjudul Orang Gila dari Nazaret bahwa semakin kita berusaha untuk mengenal Allah, semestinya kita sadar bahwa semakin dahsyatlah misteri Allah bagi kita, semakin banyak hal yang tidak kita mengerti, dan semakin sulit rasanya mengenal Allah[1].

Oleh sebab itu, jangan pernah berhenti untuk berusaha mencari dan mengenal Kristus. Dia hadir ditengah-tengah kita dan menyampaikan kehendak-Nya disaat-saat yang tidak disangka-sangka. Tapi justru itulah kita harus selalu siap, sampai saatnya kita bisa menjawab pertanyaan Kristus dengan kata-kata kita sendiri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


[1] Setyawan, A., Orang Gila dari Nazaret. . Jogyakarta: Kanisius, 2005, hlm.234.

Posted by: Depeholic on: September 30, 2009

Bila tak bersemangat lagi ,ingatlah akan Kristus yang tersalib, – itu cukup! Jangan memikirkan hal lain, semuanya sudah diatur oleh Allah. Di mana pun cinta kurang, sebarkanlah cinta, maka kamu akan menuai cinta! Pada pokoknya kita dinilai menurut cinta kita.” -Yohanes Salib-

Spiritualitas Yohanes Salib

Posted by: Depeholic on: September 30, 2009

johncrossYohanes Salib merupakan salah satu mistikus besar Gereja yang sangat istimewa.  Ia dikenal sebagai seorang mistikus, kontemplatif, teolog, dan seorang pembimbing rohani yang mahir dan mendalam. Tetapi sekaligus sebagai penyair yang luar biasa. Tulisan-tulisannya terhitung sebagai karya sastra yang penuh daya tarik bagi orang-orang yang mau mengembangkan hidup rohani maupun dari kalangan pengagum karya sastra. Tulisan-tulisannya yang terkenal adalah: The Ascent of Mount Carmel, The Dark Night of The Soul, The Spirititual Canticle, dan The Living Flame of Love.

Baca entri selengkapnya »

Demokritos dan Ajaran-Ajarannya

Posted by: Depeholic on: September 30, 2009

democritusBerdasarkan kekaguman yang sangat mendalam pada alam semesta, pada akhirnya para filsuf prasokratik berlomba-lomba mencari substansi pertama yang menjadi asal segala sesuatu (phusis). Begitu pula dengan Demokritos. Sebagai seorang filsuf prasokratik, ia juga mencoba menemukan substansi pertama itu. Maka dengan mengembangkan pemikiran Leucippus, ia mencetuskan konsep atom sebagai substansi pertama yang menjadi asal segala sesuatu. Berangkat dari konsep inilah Demokritos menjelaskan mengenai alam semesta.

Demokritos hidup dalam kurun waktu 460-370 SM dan ia lahir di Abdera di pesisir Thrake, Yunani Utara. Walaupun tahun kelahirannya lebih muda 10 tahun dari Sokrates, namun Demokritos tetap dimasukkan sebagai filsuf prasokratik. Salah satu alasannya adalah karena Demokritos masih terbatas pada alam pemikiran filsuf jaman prasokratik dan tidak seperti pemikiran filsafat gaya baru yang sedang berkembang pada jamannya[1]. Baca entri selengkapnya »

Waktu Melaju

Posted by: Depeholic on: September 24, 2009

Aku ragu ketika orang-orang melaju.

Apakah mereka tahu bahwa waktu ikut berlalu?

Semoga saja semua orang sadar bahwa ada waktu.

Roger Schutz

Posted by: Depeholic on: Agustus 10, 2009

Roger Schutz

Roger Louis Schutz lahir di Swiss pada tahun 1915, di Desa Provence dekat kota Neuchatel. Ibunya adalah orang Prancis yang berasal dari Bourgogne dan ayahnya adalah seorang pendeta Gereja Reformasi.

Panggilan

Jalan panggilannya berawal ketika ia masih kecil dan melihat ayahnya berdoa di salah satu gereja Katolik. “Ini suatu kejutan besar bagiku”, katanya. Kemudian ketika SMA ia pernah menetap pada seorang janda Katolik dan mengagumi keluarga janda yang lemah secara ekonomi, tetapi juga percaya pada penyelenggaraan Ilahi, serta terbuka terhadap Tuhan dan sesama. Seiring perjalanan waktu ia masuk ke Fakultas Teologi Kalvin di Lausanne dan disinilah ia tertarik dengan hidup kerahiban, bercakap-cakap dengan anggota-anggota Tarekat Katolik dan seringkali menginap di biara-biara. Sejak pengalaman mengenai

Baca entri selengkapnya »

MAZMUR

Posted by: Depeholic on: Maret 22, 2009

MAZMUR 54
“Doa Dalam Menghadapi Musuh”

Mazmur ini merupakan nyanyian daud yang takut dibunuh oleh Saul karena tempat persembunyiannya ketahuan. Ia begitu takut dan panik sehingga merasa hanya Tuhanlah yang dapat menyelamatkannya dari serangan musuh.  Maka ia memohon kepada Tuhan agar diselamatkan. Jadi, kalau dilihat dari isinya, Maka mazmur ini merupakan jenis Mazmur permohonan.

Baca entri selengkapnya »

NABI ELISA

Posted by: Depeholic on: Maret 22, 2009

Siapakah Elisa?
Elisa berasal dari kata Ibrani atau kata Yunani “Eleseus” yang berarti  “Allah itu Juruselamat”. Ia dipanggil demi menggantikan Elia dalam melanjutkan tugas pelayanannya di Kerajaan Utara. Ayah Elia bernama Safat dari Abel-Mehola. Mereka tinggal di lembah Yordan.  Sebagai seorang anak petani, Elia sangat giat bekerja di ladang. Allah memanggil Elia sejak masih muda dan ia mengakhiri pengabdiannya sebagai nabi kurang lebih pada usia 90 tahun. Baca entri selengkapnya »

DOA TOBAT

Posted by: Depeholic on: September 28, 2008

DOA TOBAT

Ampunilah aku ya..Tuhan

Karena darah-Mu yang tertumpah dari salib.

Sucikanlah aku ya…Tuhan

Dalam bilur-bilur luka-Mu yang menganga.

Dan biarlah aku menggapai keluhuran-Mu,

Supaya aku tetap setia mencari Engkau.

Jangan kirimkan debu padaku karena aku orang berdosa.

Biarlah semua orang menolak aku karena dosaku,

Tapi jangan singkirkan aku dari hadapan-Mu, karena aku mau berobat.

PERSONAL ACTION PLANS

Posted by: Depeholic on: September 28, 2008

PERSONAL ACTION PLANS

Jika aku bisa mengulang kembali hidupku, aku akan berbuat lebih banyak kesalahan. Aku akan bersantai. Aku akan bersiap-siap. Aku akan lebih konyol daripada saat ini. Hanya sedikit hal yang akan aku anggap serius. Aku akan lebih gila. Aku tidak akan terlalu higienis. Aku akan mengambil lebih banyak kesempatan, melakukan lebih banyak perjalanan, mendaki lebih banyak gunung, mengarungi lebih banyak sungai, menyaksikan lebih banyak matahari tenggelam. Aku akan menghabiskan lebih banyak bahan bakar, makan lebih banyak es krim dan mengurangi sayuran. Aku akan punya lebih banyak masalah sungguhan daripada masalah khayalan.

Kamu tahu, aku adalah jenis orang yang selalu berusaha hidup sehat, rasional dan lurus-lurus saja. Jam demi jam, hari demi hari. Telah kulewati banyak masa. Jika aku bisa mengulanginya, aku ingin memiliki lebih lagi. Kenyataannya, tiada lain yang kumiliki. Hanya moment-moment. Dijalani satu-persatu, bukan sekaligus rangkaian tahun di depan setiap hari yang dilewati. Aku adalah jenis orang yang tidak pernah pergi tanpa thermometer, botol air panas, obat kumur, jas hujan, dan payung.

Jika aku bisa mengulangi hidupku lagi, aku akan bangun lebih awal dan bertelanjang kaki di musim semi dan akan tetap begitu sampai musim gugur. Aku akan lebih sering bermain hoki.

Jika kau terlalu lama menyibukkan tanganmu untuk bekerja, kau akan segera lupa bahwa ada hal-hal seperti sungai yang bergemuruh dan burung-burung yang bernyanyi. Hanya hal-hal itulah yang akan diciptakan duniamu: dirimu, pekerjaan dan tanganmu.

-Nadine Stair, 78 tahun-